Yang baru :

Selamat Datang! Silakan mencari artikel di blog ini. Blog ini masih dalam tahap construction. Terimakasih banyak sudah berkunjung :) mohon kritik dan sarannya

Sabtu, 15 Februari 2014

cerita libur lebaran 2 tahun lalu ~selamat jalan uyut

pagiii~!
-selamat pagi juga buat night stalker! :P
udah lama ya ini engga pernah bikin posting hahaha..
kali ini saya sudah duduk manis di depan layar kaca andro *siapa? si andro? andre? endro? bukan, ini tentang hape saya minna~ hapenya minta upgrade sendiri jadi android. namanya dia Aoi-chan*
*emang itu tadi penting?
haha bukannya gitu. engga kok. cuma basa-basi doang.
*hey judul bro!
iya iyaa.. -.-
*kebiasaan yaa.. 2014.masih banyak cincongnya, manusia.
gomenasai~ itu penyakit bawaan, udah masuk gen. susah sembuhnya.
>_<

Yosh~! oke. sekarang udah engga banyak cincong lagi. langsung ajaa yaak.. B-)
(((typing)))
hahaha, engga biasanya owner sebegini paginya udah nongol di blogger. Yosh~! hari ini starto pake Depapepe yang Start dulu yaa.. biar tambah semangat! #Oshu

hmmmm, ngomong-ngomong owner sekarang udah touch down di Kota Klaten-The Shining of Java :) *emang siapa yang nanya?* padahal masih dalam mode loooong weekend.

kemaren hari kapan itu yaa pagi-pagi buta owner set hut dari Kota Surakarta dengan goal balik ke Klaten. lumayan lah, dianterin sama abang ojek secara gratis ke terminalnya sampe diputer-puterin dulu muter-muter nyari tempat buat mencicipi makanan khas kota Solo bahkan sampe abang ojek-nya *yang makan dengan porsi banyak sampe habis itu pun* harus menunggu, ya, abang ojeknya dengan sabar dan perhatian masih menunggu sembari dengerin si owner ini masih asik ngobrol gaje cerita sana-sini tak tentu arah *padahal makannya belum habis* sampe lupa kalo tujuan awalnya kudu balik ke Klaten sampe engga sadar kalo aoi-chan nya lagi di kepo-in hahaha...

balik ke Klaten. berati udah engga berurusan lagi bergelut dengan tugas, laporan sama belajar buat UK titik

di klaten ini.. udah bebas sekarang. ketemu lagi sama abah sama bunda sama dedek aku lagi :3 aaah~ dirumaaaah, home sweet home. kehidupan di perantauan itu menyakitkan. trust me, it's true
eh, tapi topiknya kali ini bukan yang itu. jadi apa dong? setelah cerita panjang lebar tadi topik yang sebenarnya apa??
...
please wait a moment
...
no signal
...
kamfreet!
...
loading 73%
...
chotto matta!
...
loading 100%
...
loading success

oke, jadi ini tentang kenangan liburan dan lebaran punya keluarga nya saya-yang kayaknya udah 2 tahun sebelumnya- di rumah kakek sama nenek dari abah, juga dari bunda.

mmm.. jadi bisa dibilang ini mengenang libur lebaran 2 tahun terakhir yang juga almarhum buyut :') kenapa bisa? yep, pukulan terberat buat saya, soalnya saya sendiri yang engga dikasih tau waktu buyut-neneknya bunda- meninggal. sedih, ya jelas. apalagi belum sempat menengok makamnya, hingga akhirnya saya dapet kesempatan di hari ke-40 meninggalnya buyut. saya ke rumah nenek dari bunda-ke Pacitan- sendirian. sendirian naik bis. padahal engga tau itu arahnya kemana, jurusan bisnya apa, yang penting bisa ke Pacitan. eh, ternyata.. eh ternyata... ketemu bunda juga , fiuh, engga jadi mengelana sendirian hahahaha
...

beberapa jam berlalu. aku masih sibuk mengamati awan dari jendela bis. bunda masih bercerita panjang lebar disituasi bis antar kota antar propinsi ini yang tidak memungkinkan. bau rokok dimana-mana, sampe krucuk-krucuk pedagang yang menjual berbagai macam jajanan-tahu, kacang, arem-arem- berseliweran dari tadi, juga ditambah dengan petikan gitar kecil-kata nya ade namanya kencrung- punya pengamen yang suaranya sudah jelas-jelas falsed juga tidak ketinggalan bapak yang menjual koran berbagai terbitan dengan peluh dimana-mana karena hari yang sudah siang dan berharap koran koran itu dibeli meskipun berubah fungsi menjadi kipas... fiuh~ kondisi saat itu panas sekali
...

aku akhirnya menyerah juga, aku mendengarkan semua cerita-cerita bunda. jam yang ada di depan yang sering aku amati sedari tadi selalu berganti, dan bunda masih asik bercerita, kali ini tentang ade-yang merupakan anak kota-yang tidak tau menahu tentang arang yang akan ia gunakan untuk tugas biologi nya, aku dan bunda tertawa bersama.
...

ternyata baru kali ini, aku dan bunda bercerita berdua. ya hanya berdua. aku dan bunda. beliau yang sudah melahirkan aku belasan tahun silam sekarang bertambah tua, keriput di mata nya tampak terlihat jelas saat aku menatapnya, ya.. apalagi putri bunda sudah sebesar ini :')
...

"bunda, kakak ingin nyekar ke makam buyut!" kata ku sembari melihat jendela bis lalu aku alihkan ke bunda.
"ooh, kakak ingin nyekar? berati nanti kita turun di pasar Baturetno ya kak! kita beli bunga tabur di sana!" kata bunda sebelum akhirnya membayar pada bapak kondiktur akan turun di pasar Baturetno.
aku masih mengamati jendela, serangkaian bukit yang hijau dan sawah yang luas membuat aku lupa dengan suasana bis yang ramai ini, sebentar-sebentar kulirik bunda, dan ternyata bunda sudah tertidur. ya, bunda pasti capek setelah seharian bekerja.
...

suasana kali ini riuh sekali, banyak penjual yang menawarkan dagangannya di setiap tempat yang aku dan bunda lewati. lima belas menit yang lalu, aku dan bunda baru tiba di pasar. banyak buah yang masih segar yang dijual disana, tidak jarang pula bunda menawariku untuk membeli sesuatu, namun kali ini tujuan tetap sama, aku berkata kepada bunda untuk membeli bunga tabur saja. kami berjalan melewati lorong-lorong pasar.
tidak sedikit pula penjual yang tersenyum kepada kami. ini pertama kali nya aku pergi ke pasar di Baturetno. banyak sekali dagangan yang belum aku kenal jadi tak jarang aku berbisik kepada bunda tentang apa yang dijual oleh para pedagang itu dan apa yang mereka katakan karena logat bahasa Pacitan yang mereka ucapkan dan kadang susah untuk mencernanya hahahaha..
tak lama aku dan bunda sudah membeli bunga tabur dan bersiap untuk pergi mencari makan karena hari itu, jam itu sudah merupakan waktu makan siang. kami berdua berjalan menyeberangi jalan dan menuju ke terminal bis untuk membeli bakso langganan bunda-dan ternyata tutup, jadi kami membeli bakso yang berjualan di sampingnya- kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah nenek.
...

hampir 30 menit dan aku mulai tidak sabar karena bis jurusan Pacitan tidak pernah lewat. bunda yang melihatku kemudian bertanya kepada orang sekitar, dan ternyata bis baru ada saat jam 3 sore nanti. aku tidak habis akal, aku mengajak bunda untuk menaiki angkutan saja. dan perdebatan yang singkat itu berakhir dengan akhirnya kami menaiki angkutan yang sudah berhenti di depan aku dan bunda berdebat.
...

aku memilih berjalan kaki dengan bunda. jalan setapak yang biasanya sepi itu dilalui banyak orang dan kendaraan. sampai akhirnya terhenti di tengah jalan karena bunda bertemu dengan ibu guru bunda semasa SD. ibu guru itu masih terlihat awet muda. kami berhenti sebentar dan mendengarkan cerita bunda semasa SD, masa kejayaan bunda, karena bunda siswa yang sangat berprestasi dulu. aku dan bunda kemudian berpamitan dan kami berjalan kaki lagi sekitan 1 kilometer lagi menuju rumah nenek. ketika tiba di sana, suasana rumah nenek sepi sekali, apalagi rumah buyut, ya, buyut yang biasanya menyambut ku ketika datang sekarang sudah tidak ada.. sepi. namun mendadak aku menyunggingkan senyum ku ketika dari jauh aku melihat nenek yang berjalan pulang dari sawah... " Neneeeeeeeek!" aku melambaikan tanganku :)
...

Trivia
hmmm di post kali ini, owner selipin juga buat mengenang buyut. buyut sekarang udah di surga teman. iya buyut. neneknya bunda. owner engga menyangka lebaran kemaren itu lebaran yang terakhir sowan sama buyut :') buyut yang sering keras suaranya kalo ngomong, dan itu ciri khas nya buyut. beliau ini lahir waktu jaman indonesia dijajah :')
beliau yang akan kami sekeluarga besar beri kejutan di usianya yang mendekati 1 abad ini harus tutup usia sebelum sempat kami ajak untuk pergi berlibur bersama :')
waktu terakhir kali pulang ke Pacitan kemaren sama bunda. sepinya rumah buyut terasa sekali. karena biasanya ketika sudah menginjakkan kaki di desa bunda, rumah buyut yang terlebih dulu biasa kami kunjungi. apalagi bunda yang masih merasa buyut masih tinggal dirumah. bunda sayang sekali sama buyut :'), jadi setiap kali pulang kerumah bunda di Pacitan ini, bunda pasti memanggil nama buyut sambi berkata " Aku pulang!" :')

 selamat jalan buyut :") semoga buyut bahagia di surga :")
----------------------------------------------------------
Take! waktu lebaran engenang buyut :")

Ini waktu sowan sama buyut
ini waktu sowan sama nenek
ini keluarga besar buyut
ini om pw, nenek sama bunda :)
ini buyut :")

0 comments: