Yang baru :

Selamat Datang! Silakan mencari artikel di blog ini. Blog ini masih dalam tahap construction. Terimakasih banyak sudah berkunjung :) mohon kritik dan sarannya

Kamis, 26 Juli 2012

Laporan Kimia - Kesetimbangan Kimia

lap kimia kesetimbangan

hai, minna :) aku mau cerita tugas kimia nih. materi kali ini tentang Kesetimbangan. seperti biasanya setelah materi selesai, kita menerapkan materi yang sidah diterima untuk diuji di dalam sebuah praktikum kecil di sekolah. dan ini dia laporannya. Ini tugas laporan tentang kesetimbangan kimia. guru pembimbingnya bapak Aris Sutaka.
--------------------------------------------------------------------------
 LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
PENGARUH PERUBAHAN KONSENTRASI DAN VOLUME TERHADAP KESETIMBANGAN

Hari dan Tanggal : Selasa, 11 Oktober 2011
Oleh : Latifah Suryaningrum

A. Eksperimen
Pengaruh perubahan konsentrasi dan perubahan volume terhadap keseimbangan

B. Tujuan
a. Menyelidiki pengaruh perubahan konsentrasi ion Fe3+ dan ion SCN- serta perubahan volume pada kesetimbangan
b. Menyelediki arah pergeseran kesetimbangan

C. Reaksi Kimia
Fe3+ + SCN- FeSCN2+

D. Alat dan Bahan
     Gelas kimia
     Tabung reaksi
     Rak tabung reaksi
     Pipet tetes
     Aquadest
     Kristal Na2HPO4 1M
     Larutan FeCl3 1M
     Larutan KSCN 1M

E. Prosedur
1. Memasukan aquadest sebanyak 25 mL ke dalam gelas kimia.
2. Menambahkan lima tetes larutan FeCl3 1M dan lima tetes larutan KSCN 1M ke dalam gelas kimia yang berisi aquadest kemudian membagi sama banyak campuran tersebut ke dalam lima tabung reaksi yang sudah disiapkan.
3. Menambahkan satu tetes larutan KSCN pada tabung reaksi pertama.
4. Menambahkan satu tetes larutanFeCl3 pada tabung reaksi kedua.
5. Menambahkan sebutir kecil Na2HPO4 ( yang mampu mengikat ion Fe3+ ) pada tabung reaksi ketiga.
6. Menambahkan 5 mL pada tabung reaksi keempat.
7. Tabung reaksi kelima tidak ditambahkan larutan, pengamat menggunakannya sebagai pembanding.
8. Mengamati dengan cara melihat dari atas tabung reaksi perubahan warna larutan dalam keempat tabung reaksi dibandingkan dengan tabung reaksi kelima yang digunakan sebagai pembanding.
9. Mencatat hasil pengamatan.

F. Dasar Teori
Pada keadaan kesetimbangan, reaksi berlangsung terus menerus dalam arah yang berlawanan. Akan tetapi jika pada suatu sistem kesetimbangan tersebut diberi aksi (pengaruh) dari luar maka sistem kesetimbangan tersebut akan mengalami pergeseran dan membentuk kesetimbangan yang baru.

Tahun 1884 Henri Louis Le Chatelier berhasil menjelaskan pengaruh faktor luar terhadap kesetimbangan, yang dikenal dengan azas Le Chatelier, yang berbunyi :

“ Bila terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu tindakan (aksi) maka sistem itu akan mengadakan reaksi yang cenderung mengurangi pengaruh aksi tersebut.”

Perubahan dari keadaan kesetimbangan semula ke keadaan kesetimbangan yang baru akibat adanya aksi atau pengaruh dari luar itu dikenal dengan pergeseran kesetimbangan.
Bagi reaksi:
A + B « C + D

Kemungkinan terjadi pergeseran:
1. Dari kiri ke kanan, berarti A bereaksi dengan B membentuk C dan D, sehingga jumlah mol A dan Bherkurang, sedangkan C dan D bertambah.
2. Dari kanan ke kiri, berarti C dan D bereaksi membentuk A dan B. sehingga jumlah mol C dan Dherkurang, sedangkan A dan B bertambah.

Reaksi sistem terhadap aksi luar adalah dengan melakukan pergeseran ke kiri atau ke kanan. Faktor yang dapat menggeser letak keseimbangan :
1. Perubahan Konsentrasi
2. Perubahan Volume
3. Perubahan Tekanan
4. Perubahan Suhu

Apabila konsentrasi salah satu zat yang terlibat dalam kesetimbangan, maka berdasarkan azas Le Chatelier sistem akan mengurangi pengaruh perubahan tersebut.
- Jika konsentrasi pereaksi diperbesar maka sistem akan mengurangi penambahan tersebut dengan menggeser kesetimbangan ke kanan sehingga pereaksi berkurang dan hasil reaksi bertambah.
- Jika konsentrasi pereaksi diperkecil maka menambah pereaksi dengan mengurangi hasil reaksi sehingga kesetimbangan bergeser ke kiri.

Jika dalam suatu sistem kesetimbangan dilakukan aksi yang menyebabkan perubahan volume (bersamaan dengan perubahan tekanan), maka dalam sistem akan mengadakan berupa pergeseran kesetimbangan.
- Jika tekanan diperbesar = volume diperkecil, kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien reaksi kecil.
- Jika tekanan diperkecil = volume diperbesar, kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien reaksi besar.
- Pada sistem kesetimbangan dimana jumlah koefisien reaksi sebelah kiri = jumlah koefisien sebelah kanan, maka perubahan tekanan/volume tidak menggeser letak kesetimbangan.

G. Hasil pengamatan
Tabung Reaksi
Zat yang ditambahkan
Warna larutan dibanding tabung kelima
1
KSCN
Warna merah semakin pekat
2
FeCl3
Warna merah semakin pekat, tetapi lebih pekat larutan pada tabung reaksi 1
3
Na2HPO4
Menjadi kuning
4
H2O
Lebih bening

H. Pertanyaan Untuk Analisa

1. Bagaimana pengaruh perubahan konsentrasi pereaksi terhadap sistem dalam kesetimbangan :
a. Jika ditambah FeCl3
b. Jika ditambah KSCN
c. Jika ditambahkan Na2HPO4 ( mengikat/mengurangi ion Fe3+)
Jawab :
a. Reaksi sistem mengurangi komponen Fe3+ sehingga pereaksi berkurang dan hasil reaksi bertambah. Hal ini berarti terjadi pergeseran kesetimbangan ke arah kanan.
b. Reaksi sistem mengurangi komponen SCN- sehingga pereaksi berkurang hasil reaksi bertambah. Hal ini berarti terjadi pergeseran kesetimbangan ke arah kanan.
c. Reaksi sistem akan menambah komponen. Hal ini berati terjadi pergeseran ke arah kiri.

2. Bagaimana pengaruh perubahan volume akibat penambahan air terhadap sistem dalam keadaan kesetimbangan ?
Jawab : Penambahan air terhadap sistem dalam keadaan setimbang menyebabkan volume larutan lebih besar. Penambahan volume dapat membuat sistem akan bereaksi dengan menambah tekanan dengan cara menambah jumlah molekul.

I. Kesimpulan
- Jika konsentrasi diperbesar maka reaksi sistem akan mengurangi komponen tersebut.
- Bila ke dalam suatu sistem kesetimbangan, konsentrasi salah satu komponennya ditambah maka kesetimbangan akan bergeser dari arah penambahan itu, dan bila salah satu komponen dikurangi maka kesetimbangan akan bergeser ke arah pengurangan itu.
- Jika volume diperbesar maka sistem akan bereaksi dengan menambah tekanan dengan cara menambah jumlah molekul.
- Bila voume sistem kesetimbangan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien reaksi yang besar.

J. Lampiran

Buat yang mau liat laporan yang asli disini nih :)

Buat filenya temen-temen bisa donwload [disini]
password : tifalatifz

1 komentar: