Yang baru :

Selamat Datang! Silakan mencari artikel di blog ini. Blog ini masih dalam tahap construction. Terimakasih banyak sudah berkunjung :) mohon kritik dan sarannya

Selasa, 16 November 2010

Chapter 1 ~untitled

Zuki Himura. teman-teman sering memanggilku dengan zuki - chan. aku adalah cewek biasa yang sekarang sekolah di smp hinagiku, smp yang bisa dianggap wah karena selain fasilitas yang bagus juga muridnya pintar. aku sekolah di smp itu setahun yang lalu karena pindah rumah. sekarang aku tinggal bersama ibuku dan seorang kakak cowok di kota ehime yang selalu ramai di malam hari. ibuku Hina Himura seorang ibu rumah tangga. kakakku Akira Himura orang yang ceroboh, keras juga. Tapi sebenarnya jika diamati sebenarnya dia adalah kakak terbaik yang aku punya meskipun terkadang suka mengusiliku. aku dan kakak suka berlatih beladiri bersama. 
Sedangkan ayahku sudah meninggal saat aku masih kecil, itulah sebabnya ibu sekarang membuka usaha toko disamping rumah dan kakakku sering magang untuk menambah penghasilan. sesekali aku membantu ibu mengurusi toko.

rasanya hari-hariku tampak biasa saja.

sore itu.....


" Zuki istirahatlah, kamu sudah membantu ibu terlalu banyak. Lagian para pembeli sudah berkurang. Nanti kamu malah kecapekan. besuk sudah masuk sekolah kan ?" kata ibu saat toko kami sudah sepi karena hari sudah mulai malam.
" iya tuh. gimana sekolahmu. besuk sudah masuk kan ?" kata kak Akira yang tiba-tiba muncul. entah sejak kapan dia sudah ada di depan pintu toko. yah liburan musim panas ini aku selalu menggunakan waktu luang untuk membantu ibu mengurusi tokonya. apalagi jika musim liburan banyak pembeli yang berdatangan. aku kasihan melihat ibu harus mengurusi sendirian.
" ih, kakak ini. Zuki kan mau membantu ibu." sahutku. " kamu tidak tau ini jam berapa ya ? sudah jam 6 sore, Zuki !!! mana kamu belum mandi lagi. apa kakak harus menasehatimu, Heh ? kamu sudah besar Zuki !! kakak mulai berceloteh lagi.
" huh, kakak ini, jangan salah sangka, memang kakakku ini cerewet sekali !!!!! bentahku.
" apa katamu ???' wajah kakak mulai memerah.
ibu yang berdiri di ruang kasir tersenyum melihat pertengkaran kami.
" eh, sudah-sudah ayo sekarang masukkan barang yang ada diluar, cepat !" karena tidak mau ribut-ribut lagi aku dan kakak memasukkan semua barang-barang. ibu lekas masuk ke rumah.

setelah semua pekerjaan selesai....

" Zuki, ayo masuk semua sudah selesai, kan. kakak akan mengunci tokonya."
Kakak memulai pembicaraan setelah terjadi pertengkaran tadi. aku menoreh ke kakak, tampak wajahnya yang sudah capai sampai kepayahan. tetapi kakak masih sempat senyum kepadaku. aneh tidak seperti biasanya. namun kualihkan pikiranku dan aku pun menjawab
" iya ".
Setelah kakak mengunci toko, tiba-tiba tubuhku terasa berat. pandanganku kabur, aku mau terjumbap ke depan. tapi ada tangan yang menahanku. Kak Akira.
"Zuki kamu tak apa kan ?"
samar-samar saja aku mendegar perkataannya. karena khawatir kakak segera menggendongku sampai ke rumah. setelah sampai di rumah, ibu kaget melihat kakak yang tergopoh-gopoh menggendongku sampai ke dalam rumah.
" kenapa adikmu Akira, apa sakitnya kambuh ?" kak Akira meletakan aku ke kamar.
dengan santai kakak mejawab " Zuki hanya kecapean saja kok bu." 

0 comments: