Yang baru :

Selamat Datang! Silakan mencari artikel di blog ini. Blog ini masih dalam tahap construction. Terimakasih banyak sudah berkunjung :) mohon kritik dan sarannya

Rabu, 02 Juli 2014

masih ingatkah waktu gunung kelud meletus?

Masih inget sama kejadian gunung kelud meletus? 
Owner kira itu ada trafo listrik yang meledak. Jujur itu suaranya keras banget, tapi dasarnya owner putri tidur jadi pules sampe akhirnya nonton berita petang-menjelang-pagi-buta bareng anak kosan.

Itu aja engga semua anak kosan yang bangun. Cuma beberapa dari mereka yang lagi jaga malem (baca:ngalong) dengerin musik gaje sambil bikin tugas (baca: nonton sinetron macem naik elang gitu sambil ketawa gaje). Dan tiba-tiba kosan gaduh..
owner pun langsung terbangun. Ya terbangun. Terbangun 1 jam kemudian.
Setelah bener-bener melek matanya, barulah owner sadar kalo baru ditelfon dan owner engga angkat, selain itu juga media sosial rame disana sini, termasuk aoichan punya owner (yang belum tau siapa itu aoichan bisa dibaca disini :3) dering notifikasi rasanya udah kayak alarm gitu. Dan setelah berjuang bangun dari mimpi bagus yang harusnya mau di cium pangeran jadi kebangun gegara itu. --3 

Dan akhirnya barulah owner tau kalo gunung kelud yang ada di daerah -aduh maaf owner lupa letaknya dimana- *sebut saja dikawasan X* sudah meletus. Akibat letusan tersebut, berimbas pada kegiatan perkuliahan. Ya engga lain dan engga bukan yaitu kegiatan perkuliahan diliburkan. Bayangin aja teman, pagi-pagi nya yaa langitnya warna abu-abu, pun itu belum hujan abu-nya. Tebalnya aja di kota Surakarta kecamatan Jebres sampe 5 cm-an *bukan 5cm bukan! bukan juga film 5 cm persecond juga* itu aja pagi-paginya lo ya.. belum siangnya, seluruh kota berasa jadi kayak yang letusan merapi itu. Abu-abu semuanya.
...

Jam 2 pagi
"Bunda bagaimana keadaan disini? Gunung kelud meletus. Abu-nya sampai Solo."
Jam 5 pagi
"Oh, ada gunung meletus? Oh iya ini ada abu, ya nanti tetap pergi ke Pacitan dan bla bla bla..
...

"Oke dek, biar mas antar."
Itu kata-kata mas-nya yang mau nganterin owner pergi ke terminal. Ya tepat hari itu owner juga diajak bunda pergi ke Pacitan, Jawa Timur buat nyekar buyut :")
sesampainya di terminal dan bertemu bunda dan bercakap sebentar, mas-nya yang nganter pamit buat sholat jumat, owner sama bunda segera mencari tempat bis berhenti dibawah papan bertuliskan Pacitan.
...

Aku memandangi jalanan yang terlewati oleh bis yang aku naiki. Nampak banyak orang memakai masker juga memakai masker hijau yang dibagikan secara gratis oleh para relawan. Angin yang lumayan kencang membuat abu yang berada di jalanan berhamburan kemana-mana. Awan yang mendung mulai kelihatan semakin gelap. Hingga akhirnya hujan pun tiba. Dingin memang.

"Kamu mau minum teh?"
Perkataan bunda mulai membuyarkan lamunanku. Aku pun menyambut tutup termos yang berisi teh hangat yang disodorkan bunda padaku.

" Hm.mm. terimakasih bunda."


Aku mengancingkan jaketku karena hujan hari itu membawa angin dingin hingga kaca bis pun berembun. Semoga kota tempatku menuntut ilmu ini tetap aman. :')
--------------------------------------------------------------
bagaimana dengan keadaan dirumah? ternyata rumah juga kena abu. berikut hasil liputan dari ade
Take! #AbuGunungKelut #DiRumah #Klaten
DSCF8950
ini nih.. abu-nya gunung kelud di atas genting rumah :o
DSCF8952
kalo diliat kayak salju yaa.. padahal ini abu :o
DSCF8951
penampakan pagi harinya kayak sore hari yaa.. itu daunnya ada abunya :o
DSCF8948
sarang laba-labanya juga kena abu :O
---------------------------------------------------------------------
itu tadi potret liputan ade nya owner yang ada dirumah, jadi dirumah owner pun tampilannya habis letusan gunung kelud kayak gini? gimana sama rumahmu? begini juga kah? ato kah lebih parah? semoga tetap aman-aman saja :) amieen

0 comments: